Bersama Riau News

KEMENTERIAN AGRARIA DIMINTA MASYARAKAT SUPAYA LAKUKAN EVALUASI KEBERADAAN LAHAN EKS HGU PTPN 2 SAMPALI, DIALIHKAN KEPADA PIHAK KAPITALIS

Ditulis oleh: admin bersama | June 9, 2024

DELI SERDANG, Bersamariaunews.com,- Eksekusi pengosongan Lahan Eks HGU PTPN 2 di Desa sempali kecamatan Percut sei tuan Deli Serdang, Sumut oleh PTPN 2 dengan anak perusahaannya PT NDP ( Nusa dua Propertindo) hingga kini belum selesai dengan lancar,

Beberapa Warga Masyarakat Saat dimintai keterangannya mengatakan Sangat Sedih dengan adanya Eksekusi Lahan tersebut,

Karena pada umumnya warganya adalah masyarakat lemah yang mengaku belum pernah memiliki rumah, Sehingga sangat bersyukur bisa membuat gubuk untuk berlindungi keluarga dari panasnya terik matahari dan hujan di bumi Indonesia tercinta ini ” Ucap seorang ibu.

Seorang warga masyarakat yang tidak ingin namanya disebut juga mengatakan tanah ini milik negara, bukan milik PTPN 2, katanya.

Dia juga menambahkan itu Lahan tidak bisa di alihkan kepada pihak manapun sesuai UU yang berlaku misalnya kepada investor ucapnya kepada Awak media.

Kami sebagai warga negara Indonesia berhak atas tanah ini untuk pemanfaatannya dan siap tunduk mengikuti prosedur dari pemerintah untuk membayar dan pajaknya ke negara”tambahnya.

Seharusnya negara mengedepankan kesejahteraan rakyat nya untuk mengentaskan kemiskinan.

Bukan berpihak kepada pengembang untuk dijadikan hunian Mewah, itupun dihuni warga warga yang tidak bisa berbahasa Indonesia pulak.

Malahan kami menjadi miskin jika tidak punya rumah lagi “ketusnya.

Beberapa AKTIFIS AGRARIA Juga saat ditemui Awak media menyerukan :

Kami atas nama masyarakat meminta kepada kementrian AGRARIA dan TATA RUANG supaya Evaluasi Keberadaan Lahan Eks HGU PTPN 2 SAMPALI, jika ditemukan indikasi HGU mungkin telah menjadi SHM untuk diperjual belikan kepada pihak kapitalis DIDUGA hanya memperkaya oknum oknum tertentu saja, agar Mafia mafia tanah diproses sesuai hukum yang berlaku, dan juga UU keterbukaan informasi publik ( KIP) diterapkan sehingga konflik Agraria ini selesai dengan baik secara hukum ucapnya, akhiri bincang kepada beberapa Wartawan.

Hal ini juga dibenarkan oleh seorang tokoh masyarakat, Bapak USTADZ MUHAMMAD DAHRUL YUSUF dikediamannya saat ditemui beberapa orang wartawan.

Pak Ustadz Dahrul yang merupakan Pimpinan Pondok pesantren MAZILLAH dan sekaligus pemilik Pesantren tersebut menjelaskan kepada awak media bahwa Sekitar +_ 2500 kepala keluarga ( KK ) warganya telah memanfaatkan sebagian lahan HGU tersebut dengan luas lahan sekitar 860 hektar.

Pak Ustadz Dahrul adalah ketua kelompok tani yang membawahi sekitar 24 ketua kelompok tani pada lahan tersebut.

Dan beliau katakan dari tahun 1964 hingga tahun 2010 ayah saya sudah disini mengajar dan ayah saya lah yang buka pondok pesantren ini.

Saya lahir di sini dan sudah sangat lama tinggal di sini ” ucapnya kepada Awak media.

Berikut diterangkan juga pada awak media bahwa PTPN 2 memakai surat 152

HGU 152 terbit tahun 2005.

Alas hak dengan surat ukur tahun 2005 . tetapi mereka memakai Alas hak 97.

Jadi didalam HGU 152 ada kejanggalan saya tidak berani katakan palsu tetapi kejanggalan ya! Okelah nanti saya akan jelaskan pun hal surat 152 itu ucap pak Dahrul .

Dan kini,berkas berkas surat itu juga telah dijadikan beliau menjadi sebuah video yang ditujukan dikirim kepada bapak presiden RI bapak Jokowi dan bapak Kapolri, bapak Panglima, bapak AHY, dan bapak BPN pusat.

KENAPA KITA TAU ???

Karena PTPN 2 mengusulkan ukur ulang tahun 2017 tetapi tidak keluar di tahun 2018 juga tidak keluar dan di tahun 2019. dan tahun 2020 tidak keluar juga ” terangnya.

Dalam persidangan juga, mereka tidak bisa menunjukkan surat asli HGU 152 ucap Buya DAHRUL.

Dengan semangat juang yang tinggi juga segala upaya telah dilakukan Buya DAHRUL untuk memperjuangkan hak hidup warga masyarakat lemah, memperjuangkan tanah Ulayat, tanah pertanian untuk kelangsungan hidup warganya, dan tidak mau masyarakat ku terzolimi ” tambahnya.

Akhirnya aksi unjuk rasa besar besaran pun bersama GKTMN ( Gabungan Kelompok Tani Masyarakat Nusantara) akan dilakukan aksi unjuk rasa pada hari Senin pukul 9 pagi tanggal 10 Juni 2024.

Aksi unjuk rasa dengan Estimasi sekitar 10 ribu orang Massa aksi ini akan beliau kerahkan ke jalan dengan Titik kumpul di kantor NDP, aksi pun akan dilanjutkan ke kantor GUBERNUR SUMUT dan Kantor PERTANAHAN NASIONAL SUMUT, Dan Kantor KAPOLDA SUMUT.

dan telah dilakukan koordinasi ke Poldasu untuk menertibkan aksi besar besaran tersebut, supaya tertib berjalan dengan baik untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan.

Tujuan aksi unjuk rasa ini adalah untuk menyelesaikan konflik Agraria secara hukum yang berlaku.

Dan berpihak untuk memperjuangkan nasib masyarakat lemah, mempertahankan lahan yang sudah lama mereka duduki menjadikan tempat tinggal dan memanfaatkan tanah tersebut, untuk kelangsungan hidup mereka selama ini dengan nyaman tanpa adanya gangguan mafia mafia tanah yang kini sedang merobohkan rumah tempat tinggal mereka.

Memperjuangkan kesejahteraan mereka kedepannya.( Heriyanto )

 

Berita Terbaru

Video Terbaru

Banner tidak ditemukan.

Berita Lainnya

Oknum pejabat di Dinas pekerjaan umum Penataan Ruang Kab.Kampar Menipu Rekanan Kontraktor.

Oknum pejabat di Dinas pekerjaan umum Penataan Ruang Kab.Kampar Menipu Rekanan Kontraktor.

Kampar, Bersamariaunews.com. Ketua PPM Kabupaten Kampar yang akrab dipanggil dengan nama Anton sewaktu ditemui wartawan di kantornya Sabtu 27 April

Ditemukan mayat lelaki dikawasan bagan Percut

Ditemukan mayat lelaki dikawasan bagan Percut

Bagan Percut, bersamariaunews.com. Sesosok mayat laki-laki ditemukan terkapar bersimbah darah dilokasi kawasan Bagan Desa Percut kecamatan Percut sei tuan kabupaten

Warga jalan kaliserayu gotong royong memperbaiki jembatan di simpang mangga

Warga jalan kaliserayu gotong royong memperbaiki jembatan di simpang mangga

SAENTIS,bersama Riau news.com, warga masyarakat jalan kaliserayu dusun XVI desa Saentis mengadakan kegiatan gotong royong membangun memperbaiki jembatan yang ada

Polsek Kampar Berhasil menangkap pengedar Narkoba jenis Sabu di desa Ranah

Polsek Kampar Berhasil menangkap pengedar Narkoba jenis Sabu di desa Ranah

Kampar,Bersamariaunews.com Jajaran Polsek Kampar Berhasi menangkap seorang pelaku diduga pengedar Narkoba di Dusun 3, Desa Ranah, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar,

Hati hati dan waspada tentang kartu fisik DANA itu hoax

Hati hati dan waspada tentang kartu fisik DANA itu hoax

Percut,bersamariaunews.com.ketua lembaga PSP k3 pusat heriyanto meminta kepada masyarakat luas agar berhati-hati dengan yang beredar di Facebook tentang Dana mengeluarkan

Berdayakan Pemuda & Perempuan, PHR Hadirkan Pujasera Bangko Jaya untuk Masyarakat Rohil

Berdayakan Pemuda & Perempuan, PHR Hadirkan Pujasera Bangko Jaya untuk Masyarakat Rohil

ROKAN HILIR –PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) WK Rokan membuka Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera) yang diperuntukkan dalam peningkatan ekonomi

DPW IMO INDONESIA SUMUT MENGHADIRI PERESMIAN PRASASTI SMAN I STM HILIR

DPW IMO INDONESIA SUMUT MENGHADIRI PERESMIAN PRASASTI SMAN I STM HILIR

Deli Serdang.Bersamariaunews.com. Ketua Dewan Pimpinan Wilayah ikatan Media online ( IMO ) Indonesia Sumut. HA Nuar Ende menghadiri acara peresmian

Perampok Sudah 32 Kali Beraksi Dengan Modus Ban Pecah Di Deli Serdang.

Perampok Sudah 32 Kali Beraksi Dengan Modus Ban Pecah Di Deli Serdang.

Medan,Bersamariaunews.com. Polisi berhasil menangkap komplotan Perampok sepeda motor yang kerap kali selalu beraksi di daerah kabupaten deli serdang. Komplotan para

Kegiatan patroli Polsek Percut sei tuan berhasil mengamankan 3 orang pelaku tawuran

Kegiatan patroli Polsek Percut sei tuan berhasil mengamankan 3 orang pelaku tawuran

Percut, Bersama Riau news.com Polsek Percut sei tuan melakukan patroli melalui kijang 12 pada pukul 03.30 hari Sabtu 16 Maret

Kapoldasu Lantik Pejabat Utama dan Sejumlah Kapolres

Kapoldasu Lantik Pejabat Utama dan Sejumlah Kapolres

Sumut,bersamariaunews.com. Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi , resmi melantik sejumlah pejabat Utama Poldasu dan Kapolres di gedung